Kabarnegeri
Beranda Birokrasi Kabupaten Sarolangun Ekspos Kinerja Perumda Tirta Seko Betuah: Satu Tahun Pengabdian, Satu Tujuan untuk Pelayanan Terbaik

Ekspos Kinerja Perumda Tirta Seko Betuah: Satu Tahun Pengabdian, Satu Tujuan untuk Pelayanan Terbaik

SAROLANGUN (KABARNEGERI.NET) – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Seko Betuah menggelar kegiatan Ekspos Kinerja Direksi yang mengusung tema “Satu Tahun Pengabdian, Satu Tujuan untuk Pelayanan Terbaik”. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor PDAM Tirta Seko Betuah, Senin (22/6/2026).

Dalam paparannya, Direksi menyampaikan kondisi terkini perusahaan, tantangan yang dihadapi, serta berbagai langkah strategis dan terobosan yang telah dan akan dijalankan guna meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Sarolangun. 

Tantangan dan Kondisi Lapangan

Direksi mengakui bahwa kendala utama yang dihadapi menyangkut dua aspek utama, yaitu kondisi jaringan distribusi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

  • Jaringan Pipa: Meskipun pengolahan air berjalan baik, kualitas air yang sampai ke rumah warga sering terganggu karena adanya pipa yang terlipat, tersumbat, atau sudah tua dalam perjalanannya.
  • Kualitas SDM: Dari total 90 orang karyawan, baru sekitar 30–40 persen yang memiliki kompetensi memadai. Untuk mengatasinya, perusahaan telah mengadakan bimbingan teknis khusus, termasuk mendatangkan tenaga pengajar dari Jakarta, yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja operator lapangan. 

Langkah Strategis dan Terobosan

Beberapa langkah prioritas yang telah dan akan dilaksanakan:

  1. Pemantapan Internal: Mempererat kebersamaan antar karyawan, meningkatkan kedisiplinan, serta menjamin kesejahteraan karyawan sebagai kunci keberhasilan perusahaan. “Saya jamin tidak akan mengambil hak karyawan satu rupiah pun,” tegas Direksi.
  2. Pencarian Sumber Air Baru: Selama ini perusahaan hanya mengandalkan Sungai Batanghari. Saat ini sedang dilakukan penelitian dan pengajuan proposal untuk menemukan sumber mata air baru, agar tidak hanya bergantung pada sumur bor yang dinilai kurang efisien.
  3. Efisiensi Biaya Operasional: Sedang melakukan uji coba kerja sama dengan pihak Bima Sakti dari Bali selama 3 bulan secara gratis. Jika terbukti efektif, biaya operasional dapat ditekan dan keuangan perusahaan semakin membaik.
  4. Program Lapor Tirta: Sebagai andalan pelayanan, dibuat sistem pengaduan terpadu yang terhubung langsung dengan petugas hingga pimpinan. Laporan masyarakat akan ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 24 jam. Kantor layanan khusus ini akan segera diresmikan dalam waktu satu bulan ke depan.
  5. Sistem Terkoneksi dan Penertiban: Akan diterapkan sistem pemasangan meteran air yang terhubung secara daring dengan data administrasi kantor, meniru sistem yang diterapkan di PDAM maju. Selain itu, akan dilakukan penertiban terhadap pelanggan yang menunggak pembayaran di atas tiga bulan. 

Perkembangan Keuangan dan Target

Direksi melaporkan bahwa kondisi keuangan mulai membaik. Jika sebelumnya merugi, pada posisi Desember 2025 sudah mengalami peningkatan sekitar Rp100 juta dan tidak lagi mengalami kerugian. Jumlah pelanggan baru juga bertambah sekitar 350 orang dalam satu tahun terakhir, dengan antrean permohonan sambungan baru yang terus meningkat. Target ke depan adalah menambah jaringan pipa guna melayani hingga 1.500 pelanggan baru dengan dukungan pemerintah daerah.

“Prinsip kami adalah pelayanan diutamakan, namun perusahaan juga harus sehat secara keuangan agar bisa terus melayani. Kami akan bekerja secara transparan dan profesional,” pungkas Direksi.

Kegiatan ekspos ini menjadi wadah keterbukaan informasi agar masyarakat dan pemangku kepentingan mengetahui perkembangan serta harapan ke depan bagi Perumda Tirta Seko Betuah dalam menyediakan air bersih yang layak dan terjangkau. (*)

Iklan