Prodi Baru ATP SMKN 10 Muaro Jambi Diminati Murid Baru
MUARO JAMBI (KABARNEGERI.NET) – Tahun Pelajaran 2026-2027 pada semester ganjil tahun ini. Ada satu program studi kompetensi keahlian yang baru saja dibuka sejak setahun lalu yaitu Program Studi Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) pada Tahun Pelajaran 2025-2026 untuk siswa/siswi baru angkatan pertama di lingkungan SMK Negeri 10 Muaro Jambi, Desa Petaling Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang mana kembali dibuka pada Juli 2026 ini.
Kepala SMKN 10 Muaro Jambi, Tri Agofi Endah Pandan Wangi, S.P., menyatakan program studi kompetensi keahlian yang baru dibuka setahun yang lalu, dan sudah dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2025-2026 lalu. Kini kembali dibuka pendaftarannya bagi murid baru angkatan kedua pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026-2027 di lingkungan SMKN 10 Muaro Jambi. Justru dengan dibukanya kembali Program Studi Kompetensi Keahlian ATP di SMK ini, katanya, sangat menarik banyak minat para murid baru untuk masuk ke program studi (prodi) tersebut.
Namun sayangnya untuk Program Studi Kompetensi Keahlian ATP, sebut kepala sekolah, hanya membuka rombongan belajar (rombel) sebanyak satu rombel saja pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026-2027 pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.

“Sama dengan tahun lalu (Tahun Pelajaran 2025-2026). Untuk target kuota penerimaan murid baru pada SPMB Tahun Pelajaran 2026-2027 ini. Khususnya Program Studi Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) di lingkungan SMK Negeri 10 Muaro Jambi. Pihak sekolah hanya membuka satu rombel (rombongan belajar), untuk murid baru,” ungkapnya.
Lanjut Tri Agofi Endah Pandan Wangi, saat ini peserta didik yang duduk di bangku sekolah untuk program studi kompetensi keahlian ATP tersebut, yakni masing-masing siswa/siswi baru Kelas 10 dan Kelas 11. Disinggung soal peluang dan kesempatan kerja untuk lulusan ATP tersebut, ungkapnya sangat besar kesempatannya. Apalagi siswa tersebut, dapat melanjutkan ke perguruan tinggi di Fakultas Pertanian tersedia jurusan yang sangat relevan untuk menatap masa depannya.
“Untuk mendapatkan peluang yang lebih baik lagi. Bagi siswa/siswi lulusan Program Studi Kompetensi Keahlian ATP tersebut. Mereka dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi di Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA). Dengan mengambil jurusan Agro Teknologi untuk pendidikan Strata 1 (S1), atau bisa juga memilih Program Sosial Pertanian untuk memperoleh sarjananya,” paparnya.
Di samping itu juga, tambahnya, peserta didik untuk Program Studi Kompetensi Keahlian ATP juga diberikan beragam informasi dan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk keterampilan dan keahliannya melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) di lingkungan SMKN 10 Muaro Jambi yang sudah bekerja sama secara resmi dengan pihak Kantor Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Pemerintah Provinsi Jambi serta kerja sama penyuluhan dari para petugas Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

“Semua peserta didik, yakni siswa dan siswi Kelas 10, Kelas 11 dan Kelas 12. Semuanya dapat memanfaatkan kesempatan di Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Negeri 10 Muaro Jambi. Guna memperoleh segala informasi dan ilmu pengerahuan bagi peningkatan kemampuan SDM siswa tersebut,” ungkapnya.
Ditambahkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan pada SMKN 10 Muaro Jambi, Kuswanto, S.Pd., mengungkapkan bahwa BKK SMK Negeri 10 Muaro Jambi merupakan sistem operasional informasi kerja yakni soal informasi lowongan kerja, informasi pelatihan/Bimtek (Bimbingan Teknis) maupun informasi seputar lowongan kerja/magang kerja keluar negeri contohnya ke Jepang, dan perusahaan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) di dalam negeri yang berguna bagi seluruh peserta didik maupun semua alumni lulusan sekolahnya.
Lanjut Kuswanto, terkait pemagangan kerja bagi siswa/siswi SMK Negeri 10 Muaro Jambi di DUDI, yang ditujukan kepada semua siswa Kelas 12. Justru ada instruksi dari edaran Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jambi ke semua SMK se-Provinsi Jambi yakni pihak sekolah SMK harus melakukan sistem magang di DUDI kepada siswa Kelas 12 waktunya selama 6 bulan.
“Sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, bahwa semua siswa Kelas 12 SMK untuk semua program studi kompetensi keahliannya masing-masing. Semuanya wajib mengikuti sistem pemagangan kerja ke DUDI tersebut, selama enam bulan di awal semester ganjil tahun pelajaran berjalan,” papar Kuswanto.

Adapun di SMKN 10 Muaro Jambi saat ini, ungkap Kuswanto, penyelenggaraan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah terdapat tiga program studi kompetensi keahlian diikuti seluruh peserta didik. Masing-masing yaitu program studi kompetensi keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ), program studi kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), dan program studi kompetensi keahlian ATP. (Afrizal)





