Revitalisasi Bantuan Pemerintah 2026 di SDN 54/IX Sungai Gelam Berdampak Positif Bagi Pembelajaran Berkualitas
MUARO JAMBI (KABARNEGERI.NET) – Kepala SD Negeri 54/IX Sungai Gelam, Novrina Erika, S.Pd., menyatakan sekolah dipimpinnya saat ini, yaitu SDN 54/IX Sungai Gelam (Akreditasi A), Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam mendapat bantuan program revitalisasi pembangunan fisik sekolah dari Pemerintah Pusat. Dalam hal ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Direktorat Sekolah Dasar, dengan anggaran sebesar Rp.679.151.000.
Dipaparkan Novrina Erika bahwa program revitalisasi dari bantuan Pemerintah pada tahun 2026 untuk satuan pendidikan SDN 54/IX Sungai Gelam ini. Sebagian besar merenovasi kerusakan pada bangunan-bangunan yang ada di dalam lingkungan sekolah, yaitu bangunan yang sudah mengalami rusak berat yang diperkirakan mencapai di atas 40-50 persen. Serta membangun baru ruang WC dan toilet sekolah untuk kepentingan seluruh siswa/siswi dan guru.

“Program revitalisasi bantuan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Direktorat Sekolah Dasar untuk SDN 54/IX Sungai Gelam tahun 2026 ini, didasarkan dari Dapodik (Data Pokok Pendidikan) sekolah. Yang linknya langsung ke Pusat (maksudnya adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia), dan pemerintah inilah yang membangunnya melalui program revitalisasi tersebut pada tahun 2026 ini, dan pembangunan revitalisasi bantuan pemerintah tersebut, tentunya berdampak positif sekali bagi peningkatan pembelajaran berkualitas kepada seluruh peserta didik kita, dan majelis guru,” jelasnya saat dikonfirmasi media online ini, Senin lalu (21/09/2026) di ruang kepala sekolah.


Adapun program revitalisasi dari bantuan Pemerintah Pusat untuk satuan pendidikan SDN 54/IX Sungai Gelam ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, tambahnya, yaitu pembangunan renovasi dua ruang kelas untuk siswa/siswi kelas 1 di lingkungan SDN 54/IX Sungai Gelam. Yang mana pada bangunannya mengalami rusak berat di atas 40 persen.
“Untuk pembangunan renovasi dua ruang kelas ini, adalah ruang kelas untuk siswa dan siswi Kelas 1 di lingkungan SD Negeri 54/IX Sungai Gelam Tahun Pelajaran 2026-2027, yakni sebanyak dua rombel (rombongan belajar),” sebut kepala sekolah yang sudah menjabat satu tahun tujuh bulan ini—yang dilantik pada Februari 2025 lalu.

Kembali ungkap Novrina Erika, terkait program revitalisasi pembangunan fisik sekolah kali ini juga merenovasi kerusakan berat pada bangunan ruangan perpustakaan sekolah. “Untuk ruang perpustakaan sekolah ini, kerusakan beratnya sudah di atas 50 persen,” ujarnya.
Lanjut renovasi bangunan sekolah yang lainnya, yaitu ruang UKS. Renovasi pembangunan untuk ruang UKS tersebut, katanya, kondisi bangunannya sudah mengalami rusak berat di atas 40 persen. Diharapkan ruang UKS yang direnovasi tersebut, juga untuk mendukung kegiatan dan aktivitas profesi ‘Dokter Kecil ‘ oleh siswa/siswi SDN 54/IX Sungai Gelam yang sudah lama tidak aktif lagi dilaksanakan sekolah. “Mudah-mudahan bisa kita aktifkan kembali, pada Tahun Pelajaran 2026-2027 ini, setelah semua renovasi ini selesai,” pungkasnya.

Di samping itu, papar Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Ranting Kecamatan Sungai Gelam ini, program revitalisasi dari bantuan Pemerintah untuk pembangunan satuan pendidikan di lingkungan SDN 54/IX Sungai Gelam tahun 2026, difokuskan juga membangun baru ruang WC guru dan toilet untuk kepentingan semua peserta didik selama berlangsungnya pembelajaran dan kegiatan sekolah.

“Program revitalisasi bantuan dari Pemerintah Pusat untuk satuan pendidikan di lingkungan SDN 54/IX Sungai Gelam pada APBN Tahun Anggaran 2026 ini. Juga membangun bangunan baru untuk satu WC guru yang layak beserta toilet dengan wastafelnya, dan kran airnya yang lengkap untuk keperluan bagi seluruh peserta didik, jumlahnya sebanyak lima bilik. Masing-masing ketiga bilik toilet ini, untuk siswa perempuan, dan dua biliknya lagi untuk siswa laki-laki. Juga difokuskan lagi untuk halaman sekolah kita seluas 30 meter persegi juga dipasang konblok (paving blocks) agar para tamu dan undangan maupun orang tua murid pun lebih nyaman saat berada di dalam lingkungan sekolah kita ini,” tuturnya. (Afrizal)





