BUMDesa Bukit Subur Sukses Kelola Usaha Untuk PADes
MUARO JAMBI (KABARNEGERI.NET) – Kepala Desa Bukit Subur, Datuk Nurcahyo mengungkapkan Desa Bukit Subur yang berada di Kecamatan Bahar Selatan memiliki potensi yang sangat baik bagi perkembangan kemajuan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Desa Bukit Subur kedepannya.
Datuk Nurcahyo optimis BUMDesa yang dimilikinya sekarang, sudah mampu memberikan Pendapatan Asli Desa (PADes) bagi Desa Bukit Subur selama ini, melalui berbagai kegiatan usaha yang dikelola oleh para pengurusnya.
Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan, saat ini memiliki tiga dusun, yaitu Dusun 1 Tanah Merah, Dusun 2 Bukit Makmur, dan Dusun 3 Mulyasari. Berdasarkan informasi dari Pemerintah Desa Bukit Subur untuk populasi penduduk mencapai 700-an Kepala Keluarga (KK).

Dipaparkan Mbah, sapaan panggilan Datuk Nurcahyo oleh orang-orang di kampungnya tersebut. BUMDesa Desa Bukit Subur tahun 2025 lalu, mampu memberikan PADes sebesar Rp5 juta pertahun. Target perolehan tahun 2026, sebutnya diperkirakan mencapai Rp12 juta pertahun.
“Target pencapaian untuk tahun 2026, diperkirakan bisa mencapai duabelas juta rupiah pertahunnya dari hasil yang diperoleh dari pengelolaan usaha yang ada di BUMDesa kita pada tahun 2026 ini,” ujarnya.
Mbah Nurcahyo kembali mengungkapkan terkait pengelolaan berbagai usaha yang ada di BUMDesa Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan sampai sekarang. Justru hasilnya banyak mengalami peningkatan yang dicapai kedepannya. Diantaranya yaitu usaha pupuk dan obat-obatan untuk pertanian, serta pengelolaan air bersih yang dibutuhkan hampir semua warga desa melalui PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) milik BUMDesa Desa Bukit Subur ini.
“Untuk pengeloaan BUMDesa di Desa Bukit Subur ini. Hasilnya sudah bisa memberikan PADes. Untuk tahun 2025 lalu, yakni sebesar Rp5 juta pertahunnya. Yang bersumber dari usaha pupuk dan obat-obatan untuk kebutuhan pertanian para petani di Desa Bukit Subur ini. Kemudian pengelolaan dari PAMSIMAS juga mengalami peningkatan dari segi jumlah pelanggan yang membutuhkan air bersih. Dari PAMSIMAS saja, saat ini sudah memiliki lebih kurang 200-an pelanggan. Diperkirakan bakal meningkat terus,” terangnya.

Lanjutnya selain usaha yang dikelola oleh BUMDesa Desa Bukit Subur. Juga ada aset desa berupa Tanah Kas Desa (TKD) yang sudah ditanami sawit diatas lahan seluas 34 hektar.
“Untuk Tanah Kas Desa (TKD) milik Desa Bukit Subur ini, hasilmya sudah mencapai Rp35 juta dari pengelolaan kebun sawit di TKD tersebut. Yang sudah kita tanami sawit, seluas 34 hektar, ” demikian paparnya. (Afrizal)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now





