Kabarnegeri
Beranda Birokrasi Kabupaten Sarolangun Bupati Sarolangun Pimpin Apel Pagi di RSUD H. Chatib Quzwain, Cek Kehadiran dan Tekankan Disiplin serta Kualitas Pelayanan

Bupati Sarolangun Pimpin Apel Pagi di RSUD H. Chatib Quzwain, Cek Kehadiran dan Tekankan Disiplin serta Kualitas Pelayanan

SAROLANGUN (KABARNEGERI.NET) – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, SE, memimpin langsung pelaksanaan apel pagi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Chatib Quzwein, Senin (25/05/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pengecekan kehadiran dan kehadiran riil seluruh pegawai, tenaga medis, maupun tenaga kependidikan di rumah sakit daerah tersebut.

Apel pagi yang diikuti oleh seluruh direksi, kepala bagian, staf medis, paramedis, hingga pegawai administrasi dan pelaksana ini, berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kehadiran langsung Bupati Sarolangun menjadi perhatian tersendiri dan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kinerja institusi pelayanan publik paling utama bagi masyarakat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan arahan yang tegas namun penuh dorongan, menekankan tiga hal utama yang wajib dimiliki dan terus ditingkatkan oleh setiap elemen pegawai di RSUD Chatib Quzwein, yaitu disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kesehatan.

“Pagi ini kita berkumpul bukan sekadar untuk seremonial, melainkan untuk mengingatkan kembali tugas dan fungsi kita masing-masing. Saya minta seluruh pegawai, mulai dari yang bertugas di ruang perawatan, instalasi gawat darurat, apotek, laboratorium, hingga bagian administrasi, untuk benar-benar meningkatkan kedisiplinan. Datang tepat waktu, bekerja sesuai jam kerja, dan tidak meninggalkan tempat tugas sebelum waktunya, karena di sini menyangkut nyawa dan kesehatan masyarakat yang menunggu pelayanan kita,” tegas Bupati di hadapan seluruh peserta apel.

Selain disiplin, Bupati juga menyoroti rasa tanggung jawab yang harus menjadi karakter setiap pegawai. Menurutnya, bekerja di rumah sakit bukanlah pekerjaan biasa, melainkan amanah besar karena berhubungan langsung dengan keselamatan pasien. Setiap tindakan, pelayanan, dan keputusan yang diambil harus didasari oleh rasa tanggung jawab yang tinggi, kejujuran, dan profesionalitas.

“Jangan pernah anggap remeh pekerjaan kita. Masyarakat datang ke sini dalam keadaan sakit, khawatir, dan butuh pertolongan. Di situlah letak tanggung jawab kita. Pastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang tepat, cepat, dan sesuai prosedur. Jangan ada kata ‘tidak bisa’, ‘tidak ada’, atau ‘nanti dulu’ jika hal itu masih bisa kita usahakan demi keselamatan pasien,” tambahnya.

Poin ketiga yang ditekankan adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Bupati mengingatkan agar seluruh pegawai tidak merasa cukup dengan kemampuan yang ada, melainkan terus berinovasi, meningkatkan keahlian, dan memperbaiki sikap pelayanan. Keramahan, kesopanan, dan senyum sapa kepada pasien dan keluarga pasien harus menjadi budaya yang tidak boleh hilang.

“Kualitas pelayanan tidak hanya dinilai dari lengkap atau tidaknya alat kesehatan, tapi juga dari sikap, perilaku, dan kecepatan kita melayani. Jadikan RSUD H. Chatib Quzwein ini rumah sakit kebanggaan masyarakat Sarolangun, tempat di mana mereka merasa aman, nyaman, dan diperlakukan dengan baik. Saya ingin mendengar banyak pujian, bukan keluhan, atas pelayanan yang kita berikan,” ujar Bupati.

Di akhir arahannya, Bupati berharap seluruh jajaran pimpinan di RSUD dapat menjadi teladan dan mengawasi langsung kinerja bawahannya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan fasilitas dan sarana prasarana, namun diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan etos kerja yang prima.

Kegiatan apel pagi dan pengecekan kehadiran ini berakhir dengan suasana yang membangkitkan semangat, dengan komitmen seluruh pegawai RSUD H. Chatib Quzwein untuk bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun. (*)

Iklan